Prodi PWK Universitas Terbuka Gandeng Kelurahan Cipayung Gagas Wilayah Percontohan Berketahanan

Prodi PWK Universitas Terbuka Gandeng Kelurahan Cipayung Gagas Wilayah Percontohan Berketahanan

21 Mei 2026 Dipublish oleh: Mahdy Eka Putra

JAKARTA, 28 APRIL 2026 – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Terbuka (Prodi PWK UT) bersinergi dengan Kelurahan Cipayung menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Survei Lapangan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) di Kantor Kelurahan Cipayung. Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan strategi penataan ruang yang adaptif guna mewujudkan kawasan permukiman padat yang tangguh bencana dan mandiri secara lingkungan serta ekonomi.

Perwakilan Tim Dosen PWK FST UT, Pak Mirza, menjelaskan bahwa abdimas kali ini mengedepankan pendekatan spasial (pemetaan ruang) untuk memetakan kerawanan wilayah. Berdasarkan hasil “belanja masalah” bersama pengurus RW 04 dan tokoh masyarakat, tim berhasil mengidentifikasi sejumlah tantangan krusial di permukiman padat; mulai dari ancaman kebakaran, kendala aksesibilitas mobil pemadam akibat portal jalan, keterbatasan sebaran APAR, hingga isu bank sampah yang sempat terhenti akibat kendala ketiadaan lahan dan rantai pemasaran ( off-taker ).

Sebagai solusi konkret terhadap macetnya pengelolaan sampah, PWK UT menginisiasi kolaborasi strategis dengan menggandeng NGO Kertabumi sebagai off-taker (penyerap hasil olahan sampah). Kerja sama ini mengusung konsep ekonomi sirkular, di mana sampah organik dari dapur warga akan diolah menjadi produk bernilai ekonomis (seperti kompos dan eco-enzyme ). Bahkan, digagas pula program penukaran sampah dengan bahan pokok demi memicu partisipasi aktif kaum ibu.

“Kami tidak ingin program ini hanya menjadi wacana di atas kertas. Melalui pendekatan need assessment dan penggunaan peta dasar A0, kami menetapkan RW 04 sebagai lokus utama intervensi. Pada pertemuan berikutnya di bulan Mei atau Juni, kami akan langsung turun ke lapangan bersama warga, mengundang BPBD DKI Jakarta untuk mitigasi bencana, serta menghadirkan solusi teknologi yang berkelanjutan,” ungkap Pak Mirza.

FGD Kelurahan Cipayung
Suasana pemaparan dalam Focus Group Discussion (FGD) Abdimas PWK UT di Kantor Kelurahan Cipayung.
Detail Kegiatan Abdimas
Lokasi Utama Kelurahan Cipayung (RW 04)
Mitra Kolaborasi NGO Kertabumi
Pendekatan Ekonomi Sirkular & Spasial
Tujuan Inti Kawasan Tangguh Bencana

Lurah Cipayung, Ibu Yulia, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran tim akademisi UT. Ia menekankan pentingnya implementasi nyata yang langsung menyentuh lini terkecil masyarakat. “Sesuai arahan Bapak Walikota dan Gubernur DKI Jakarta, kita harus bergerak melampaui sekadar sosialisasi. Tim UT diharapkan dapat mendampingi warga melakukan pemilahan sampah langsung dari dapur masing-masing. Kami sepakat untuk membangun pilot project di wilayah RW agar hasilnya terlihat jelas dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain,” tegas Ibu Yulia.

“Kami sepakat untuk membangun pilot project di wilayah RW agar hasilnya terlihat jelas dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain.” Ibu Yulia – Lurah Cipayung

Melalui program kolaboratif ini, Kelurahan Cipayung dan Universitas Terbuka berkomitmen menyukseskan visi besar ketahanan nasional yang sejalan dengan mandat “Asta Cita”, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan ruang di perkotaan bukanlah penghalang untuk menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan berdaya secara ekonomi.

Prodi PWK Universitas Terbuka merupakan bagian dari Fakultas Sains dan Teknologi yang berkomitmen menyelenggarakan pendidikan tinggi inklusif serta mengaplikasikan ilmu perencanaan spasial demi kemaslahatan masyarakat. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), PWK UT aktif mendampingi pemerintah daerah dan komunitas warga dalam menciptakan ruang hidup yang berkelanjutan, tangguh bencana, dan berbasis potensi lokal.

Diskusi Kelompok
Diskusi aktif dan survei lapangan tim dosen PWK UT bersama tokoh masyarakat serta perangkat kelurahan.
© Fakultas Sains dan Teknologi - UT