Program Studi PWK Universitas Terbuka Tingkatkan Kompetensi Geospasial Mahasiswa melalui Klinik SIG Dasar Batch#13
Tangerang Selatan, Agustus 2026 — Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Terbuka (UT) kembali menyelenggarakan Klinik SIG Dasar Batch 13 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendukung kegiatan perencanaan wilayah dan kota. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, yaitu 1–2 dan 8–9 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai narasumber dari unsur akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sertifikasi.
Klinik SIG Dasar Batch 13 menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang geospasial, antara lain dosen internal Program Studi PWK Universitas Terbuka, alumni PWK, Badan Informasi Geospasial (BIG), PT Geosat Survei Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Geospasial. Kehadiran para narasumber dari berbagai institusi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, tidak hanya mengenai konsep dan teknik dasar SIG, tetapi juga mengenai penerapannya dalam dunia kerja, kebijakan geospasial, survei dan pemetaan, serta kompetensi profesional di bidang geospasial.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai dasar-dasar SIG dan penerapannya dalam mendukung proses analisis spasial dan perencanaan wilayah dan kota. Materi yang diberikan juga memperkenalkan peserta pada praktik dan kebutuhan dunia profesional, termasuk pemanfaatan data geospasial, pemetaan, pengelolaan informasi spasial, serta pentingnya standar kompetensi bagi tenaga profesional bidang geospasial. Melalui Klinik SIG Dasar Batch 13, Program Studi PWK Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus menyediakan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan profesi perencanaan wilayah dan kota. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan dan menerapkan SIG, tetapi juga membangun pemahaman mengenai peran data dan teknologi geospasial dalam menghasilkan perencanaan wilayah dan kota yang berbasis data, adaptif, dan berkelanjutan.
Dokumentasi Kegiatan

