Dosen PWK UT Lakukan Pemantauan Program PELURU Mahasiswa Magang di ATR/BPN dan Dinas Pertanahan Kota Dumai

5 Oktober 2026Dipublish oleh: Mahdy Eka Putra

DUMAI, Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pengalaman belajar mandiri dan profesional para mahasiswanya. Sebagai bentuk pengawasan serta evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kurikulum berbasis praktik, pihak program studi menyelenggarakan kegiatan pemantauan (monitoring) lapangan bagi mahasiswa yang sedang mengikuti program magang di dua instansi strategis daerah, yaitu Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Dumai dan Dinas Pertanahan Kota Dumai pada Senin, 5 Oktober 2026.

Kegiatan magang ini merupakan bagian dari implementasi Program Pembelajaran di luar Program Studi (PELURU), sebuah skema unggulan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa menjalani pengalaman belajar berbasis dunia kerja secara intensif selama 16 minggu. Melalui program 16 minggu ini, mahasiswa dituntut untuk menyerap pengalaman praktis, memahami iklim kerja birokrasi, serta mengaplikasikan ilmu perencanaan wilayah secara langsung di lapangan.

Dosen pemantau Prodi PWK UT bersama mahasiswa magang PELURU dan perwakilan instansi mitra di Kota Dumai
Dosen pemantau Prodi PWK UT bersama mahasiswa magang program PELURU dan perwakilan instansi mitra di Kota Dumai.

Ikhtisar Kegiatan

Pelaksanaan

Senin, 5 Oktober 2026

Program

Program Pembelajaran di luar Program Studi (PELURU) selama 16 minggu

Lokasi Magang

Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Dumai dan Dinas Pertanahan Kota Dumai

Dosen Pemantau

Ibu Ulul Hidayah, S.T., M.Si.

Diskusi dan Evaluasi Progres Magang

Kegiatan pemantauan langsung ke lokasi magang ini dipimpin oleh dosen pendamping dari Prodi PWK UT, Ibu Ulul Hidayah, S.T., M.Si. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian agenda kegiatan selama durasi 16 minggu tersebut berjalan efektif dan selaras dengan target capaian pembelajaran yang telah ditetapkan oleh program studi.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, dilaksanakan sesi diskusi komprehensif yang melibatkan dosen pemantau, perwakilan pejabat instansi mitra, serta para mahasiswa peserta program PELURU. Diskusi difokuskan pada peninjauan progres kegiatan yang telah dicapai mahasiswa selama separuh perjalanan magang dalam menangani berbagai tugas penataan ruang serta administrasi pertanahan di Kota Dumai.

Ibu Ulul Hidayah, S.T., M.Si. dalam keterangannya menekankan pentingnya pemantauan ini untuk mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa selama menjalani program PELURU 16 minggu tersebut.

"Melalui program PELURU, kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya hadir secara formal di tempat magang, tetapi benar-benar terlibat aktif dalam proses kerja riil. Durasi 16 minggu ini adalah waktu yang sangat potensial bagi mereka untuk memahami dinamika penataan ruang daerah, regulasi pertanahan, hingga penyelesaian masalah teknis di lapangan," ujar Bu Ulul.

Diskusi ini juga menjadi wadah evaluasi dua arah. Pihak universitas mendengarkan masukan dari pimpinan instansi mitra mengenai etos kerja dan kompetensi mahasiswa. Sebaliknya, mahasiswa juga mendapatkan ruang konsultasi langsung bersama dosen pemantau terkait kendala metodologis maupun teknis yang ditemui selama mengabdi di instansi tersebut.

Kemitraan dengan Pengguna Lulusan

Sisi menarik lain dari pemantauan ini adalah hubungan kemitraan erat yang telah terjalin antara PWK UT dengan kedua instansi penerima magang. Pihak Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Dumai maupun Dinas Pertanahan Kota Dumai bukan sekadar menjadi lokasi praktik bagi mahasiswa program PELURU, melainkan juga merupakan pengguna (user) dari lulusan dan alumni Prodi PWK UT yang saat ini telah resmi berkarier di kedua lembaga tersebut. Kehadiran para alumni yang menduduki posisi strategis di instansi tersebut menjadi bukti konkret keselarasan (link and match) antara kurikulum PWK UT dengan kebutuhan dunia kerja profesional. Hal ini sekaligus memberikan dorongan motivasi bagi para mahasiswa magang bahwa skema pembelajaran luar prodi yang mereka jalani memiliki prospek karier yang jelas di masa depan.

Foto bersama dosen pemantau, mahasiswa magang PELURU, dan jajaran Kantor Pertanahan Kota Dumai
Foto bersama dosen pemantau, mahasiswa magang program PELURU, dan jajaran instansi mitra di Kota Dumai.

Perwakilan instansi mitra turut mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa UT dalam program PELURU selama 16 minggu ini. Mereka menilai mahasiswa memiliki kemandirian yang tinggi, pemahaman teori tata ruang yang solid, serta kemampuan beradaptasi yang cepat dengan ritme kerja instansi pemerintah. Melalui pemantauan ini, Prodi PWK UT berharap para mahasiswa dapat memaksimalkan sisa waktu dalam program PELURU 16 minggu ini dengan sebaik-baiknya guna mengasah keterampilan teknis dan manajerial. Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin mempererat hubungan kerja sama strategis antara Universitas Terbuka dengan ATR/BPN Kota Dumai serta Dinas Pertanahan Kota Dumai dalam program-program akademik, penelitian, maupun penyerapan tenaga kerja di masa yang akan datang.

© Fakultas Sains dan Teknologi - UT